Riset Kata Kunci Shopee Buat Tingkatin Penjualan, Dijamin Ampuh!

Ilustrasi Riset Kata Kunci (Sumber: Freepik)
Ilustrasi Riset Kata Kunci (Sumber: Freepik)

Shopee udah jadi salah satu platform e-commerce paling hits di Indonesia. Dengan jutaan pengguna aktif tiap hari, penting banget buat seller paham cara riset kata kunci biar produk mereka gampang ketemu. Nah, di artikel ini, kita bakal bahas secara lengkap mulai dari apa itu kata kunci Shopee hingga cara cara riset kata kunci di Shopee bantu ningkatin penjualan kamu. Yuk, langsung aja simak!

Apa itu kata kunci Shopee?

Ilustrasi Riset Kata Kunci (Sumber: Freepik)
Ilustrasi Riset Kata Kunci (Sumber: Freepik)

Keyword atau kata kunci Shopee adalah kata atau frasa yang digunakan pembeli buat mencari produk di Shopee. Dengan menggunakan kata kunci yang tepat, produk kamu bisa muncul di hasil pencarian dan lebih gampang ditemukan. Misalnya, kalau kamu jual baju tidur, kata kunci yang bisa dipakai adalah “piyama wanita”, “baju tidur nyaman”, atau “piyama murah”.

Macam-Macam Kata Kunci Shopee

Short-tail keyword
Short-tail keyword
  • Short-tail Keyword: Kata kunci pendek yang terdiri dari satu atau dua kata. Contohnya, “piyama”, “tas”, atau “sepatu”. Kata kunci ini biasanya punya volume pencarian tinggi tapi juga persaingan yang ketat.
Long-tail keyword
Long-tail keyword
  • Long-tail Keyword: Kata kunci panjang yang lebih spesifik dan terdiri dari tiga kata atau lebih. Misalnya, “piyama wanita murah”, “tas selempang kulit”, atau “sepatu olahraga pria”. Kata kunci ini biasanya punya volume pencarian lebih rendah tapi persaingannya juga lebih rendah.
Branded keywordd
Branded keyword
  • Branded Keyword: Kata kunci yang mencakup nama merek. Contohnya, “piyama wanita H&M” atau “kaos Uniqlo”. Kata kunci ini penting buat brand yang udah punya nama di pasaran.

Manfaat Optimasi Kata Kunci Shopee

  1. Ningkatin Visibilitas Produk:  Dengan menggunakan kata kunci yang tepat, produk kamu lebih gampang ketemu sama calon pembeli di hasil pencarian Shopee.
  2. Ningkatin Penjualan: Produk yang lebih sering muncul di hasil pencarian punya peluang lebih besar buat dibeli. 
  3. Bersaing dengan Kompetitor: Dengan riset kata kunci yang baik, kamu bisa bersaing dengan kompetitor yang jual produk serupa.
  4. Targetin Audiens yang Tepat: Dengan menggunakan kata kunci yang spesifik, kamu bisa targetin audiens yang memang lagi nyari produk yang kamu jual.

Cara Riset Kata Kunci Shopee Buat Tingkatin Penjualan

Nah, sekarang kamu udah ngerti betapa pentingnya optimasi kata kunci di Shopee. Selanjutnya, kita bakal bahas langkah-langkah praktis buat riset kata kunci di Shopee. Yuk, langsung kita mulai!

1. Pahami Produk Kamu

Langkah pertama buat riset kata kunci adalah ngerti produk yang kamu jual. Bikin daftar fitur utama dan keunggulan produk kamu. Jangan lupa pahami juga siapa target audiens kamu dan apa yang mereka cari di Shopee.

2. Manfaatin Fitur Pencarian Shopee

Gunakan fitur pencarian di Shopee. Ketik kata kunci yang berhubungan dengan produk kamu dan lihat saran pencarian yang muncul. Fitur ini bakal kasih gambaran tentang kata kunci yang sering dicari pengguna Shopee.

3. Cek Kompetitor

Lihat gimana kompetitor kamu mendeskripsikan produk mereka. Perhatikan kata kunci yang mereka pakai di judul, deskripsi, dan tag produk. Kamu bisa ambil inspirasi dan bikin variasi kata kunci yang lebih menarik dan relevan.

 4. Pakai Tools Riset Kata Kunci

Ada banyak tools online yang bisa kamu gunakan buat riset kata kunci, kayak Google Keyword Planner, Ahrefs, atau Ubersuggest. Meski tools ini nggak khusus buat Shopee, mereka bisa kasih ide kata kunci yang bisa kamu sesuaikan buat Shopee.

5. Bikin Judul dan Deskripsi yang Eye-Catching

Setelah dapet daftar kata kunci yang relevan, bikin judul produk yang menarik dan mengandung kata kunci utama. Jangan lupa sertakan kata kunci dalam deskripsi produk dengan cara yang natural dan informatif. Ini bakal bantu produk kamu gampang ketemu oleh calon pembeli.

6. Optimalkan Tag Produk

Shopee memungkinkan kamu buat nambahin tag produk. Gunakan tag yang relevan dengan kata kunci yang udah kamu riset. Ini bakal bantu ningkatin visibilitas produk kamu di hasil pencarian Shopee.

7. Pantau dan Evaluasi

Riset kata kunci bukan kerjaan sekali jadi. Kamu perlu terus pantau dan evaluasi performa kata kunci yang kamu pakai. Lakukan penyesuaian kalau perlu biar produk kamu tetep gampang ditemukan pengguna Shopee.

Optimasi Kata Kunci Shopee Supaya Penjualan Makin Melonjak Bersama Agensi Pemasaran Digital

Dengan ngerti cara riset kata kunci yang tepat, kamu bisa ningkatin visibilitas produk di Shopee, dan pastinya ningkatin penjualan. Ngomong-ngomong, buat dapatin keuntungan gede nggak hanya lewat optimasi kata kunci Shopee, lho. Kamu bisa manfaatin fitur live shopping, serta optimalkan fitur Shopee Iklanku dan CPAS.

Tapi, kalau kamu butuh bantuan profesional buat maksimalkan strategi pemasaran dan riset kata kunci kamu, jangan ragu buat hubungi Berlima Digital. Kami siap bantu dongkrak penjualan kamu di Shopee lewat paket digital marketing yang menarik. Hubungi kami sekarang juga dan dapetin konsultasi gratis buat strategi pemasaran Shopee kamu!

Optimalkan Penjualan dengan Shopee Iklanku: Langkah Mudah dan Efektif

Ilustrasi seller yang sepi penjualan
Ilustrasi seller yang sepi penjualan (Sumber: Freepik)

Hai, sobat seller! Baru mulai jualan di Shopee dan bingung gimana cara menarik lebih banyak pembeli? Tenang, kamu nggak sendirian. Banyak seller baru yang merasakan hal yang sama. Salah satu cara ampuh untuk mendongkrak penjualan kamu adalah dengan menggunakan fitur Shopee Iklanku.

Nggak cuma ngandelin foto dan deskripsi produk aja, tapi kamu juga bisa memanfaatkan iklan untuk menjangkau lebih banyak calon pembeli. Yuk, kita bahas tuntas cara menggunakan Shopee Iklanku supaya jualanmu makin laris!

Apa itu Shopee Iklanku?

Ilustrasi strategi iklan (Sumber: Freepik)
Ilustrasi strategi iklan (Sumber: Freepik

Shopee Iklanku adalah platform iklan berbayar dari Shopee yang memungkinkan kamu sebagai seller untuk mempromosikan produk ke lebih banyak calon pembeli. Dengan fitur ini, produk kamu bisa tampil di berbagai tempat strategis di Shopee, seperti halaman utama, hasil pencarian, hingga halaman detail produk. Ada 2 jenis iklan Shopee yang harus kamu ketahui:

1. Iklan Internal

  • Iklan produk
  • Iklan Toko
  • Iklan Live 
  • Iklan Banner

2. Iklan Eksternal

Kenapa Harus Gunakan Shopee Iklanku?

Menggunakan Shopee Iklanku punya banyak keuntungan, lho! Berikut beberapa alasan kenapa kamu harus coba:

  1. Tingkatin Visibilitas Produk
  2. Targeting yang Tepat
  3. Kontrol Budget yang Fleksibel
  4. Laporan dan Analisis Detail

Langkah Mudah dan Efektif Menggunakan Shopee Iklanku

Ilustrasi Seller Marketplace (Sumber: Freepik)
Ilustrasi Seller Marketplace (Sumber: Freepik)

Kalau kamu pengen memulai beriklan dengan Shopee Iklanku, kamu bisa ikutin langkah-langkah mudah ini:

1. Login ke Shopee Seller Center

Pertama-tama, buka Shopee Seller Center di browser kamu dan login ke akunmu. Pastikan akunmu udah terverifikasi sebagai seller agar bisa mengakses fitur Iklanku.

2. Pilih Menu Iklan Shopee

Setelah login, kamu akan melihat dashboard Shopee Seller Center. Di sini, pilih menu “Iklan Shopee” yang biasanya ada di sidebar sebelah kiri. Klik menu tersebut untuk masuk ke halaman pembuatan iklan.

3. Buat Kampanye Iklan Baru

Di halaman Iklan Shopee, kamu bakal melihat tombol “Buat Kampanye Iklan Baru”. Klik tombol ini buat mulai membuat iklan. Isi detail kampanye seperti nama kampanye (misalnya: Promosi Produk Baru Juli 2024), budget harian, dan durasi iklan. Jangan lupa buat pilih jenis iklan yang sesuai sama objektif-mu, ya. Misalnya iklan kata kunci, iklan produk, atau iklan toko.

4. Pilih Produk yang Ingin Diiklankan

Ilustrasi Seller Marketplace (Sumber: Freepik)
Ilustrasi Seller Marketplace (Sumber: Freepik)

Setelah ngisi detail kampanye, kamu bakal diminta untuk memilih produk yang ingin diiklankan. Kamu bisa pilih satu atau beberapa produk sekaligus. Pilih produk yang mau kamu sorot dan pastikan produk tersebut udah memiliki deskripsi dan gambar yang menarik, ya, Sobat Seller!

5. Tentukan Target Audiens

Selanjutnya, tentukan target audiens iklan-mu. Kamu bisa memilih audiens berdasarkan kata kunci, kategori produk, dan minat pengguna. Misalnya, jika kamu menjual produk kecantikan, kamu bisa memilih kata kunci seperti “skincare“, “makeup“, atau “perawatan wajah”. Selain itu, kamu bisa menargetkan pengguna yang sering mencari produk kecantikan di Shopee.

6. Atur Budget dan Penawaran

Shopee Iklanku memungkinkan kamu buat atur budget harian dan penawaran per klik. Tentukan berapa budget yang ingin kamu keluarkan per hari untuk kampanye ini. Misalnya nih, kamu pengen memulai dengan budget Rp 50.000 per hari.Kamu bisa atur penawaran per klik sesuai dengan kompetisi kata kunci yang kamu pilih. Penawaran yang lebih tinggi akan meningkatkan peluang iklan-mu untuk tampil di posisi atas.

7. Optimalkan Iklan dengan Gambar dan Deskripsi yang Menarik

Pastikan gambar produkmu menarik dan deskripsi produk lengkap serta informatif. Gambar yang menarik udah pasti bakal buat pengguna lebih tertarik untuk klik iklanmu. Gunakan deskripsi yang jelas, menarik, dan sesuai dengan produk yang kamu jual. Jangan lupa sertakan kata kunci yang relevan di deskripsi produk untuk meningkatkan SEO iklan-mu.

8. Luncurkan Iklan

Setelah semua detail udah di-isi, review kembali kampanye iklanmu. Make sure, semua udah sesuai dengan yang kamu inginkan. Kalau udah yakin, klik tombol “Luncurkan Iklan”. Iklanmu akan mulai tayang sesuai dengan durasi dan budget yang udah kamu tentukan

9. Pantau dan Evaluasi Performa Iklan

Setelah iklan diluncurkan, jangan lupa untuk terus memantau performanya. Shopee menyediakan laporan lengkap tentang performa iklan, seperti jumlah klik, impresi, dan konversi. Pakai data ini untuk evaluasi dan optimalkan iklanmu. Kalau ada kata kunci atau produk yang kurang perform, coba deh ganti dengan yang lain atau lakukan penyesuaian pada budget dan penawaran.

Optimalkan Penjualan Dengan Shopee Iklanku Bersama Agensi Pemasaran Digital

Ilustrasi Optimasi Penjualan Shopee dengan Agensi Pemasaran (Sumber: Freepik)
Ilustrasi Optimasi Penjualan Shopee dengan Agensi Pemasaran (Sumber: Freepik)

Shopee Iklanku adalah alat yang sangat berguna untuk meningkatkan visibilitas dan penjualan produk di Shopee. Dengan fitur targeting yang tepat, kontrol budget yang fleksibel, dan laporan analisis yang lengkap, kamu bisa optimalkan strategi pemasaranmu dengan lebih efektif. Nggak hanya dengan beriklan di Shopee Iklanku, kamu juga bisa manfaatin fitur Live Shopping dan beriklan di CPAS supaya omset penjualan-mu makin gede.

Kalau kamu masih bingung atau butuh bantuan lebih lanjut, tenang aja! Berlima Digital siap bantu, kok. Kami menawarkan paket digital marketing yang menarik dan praktis buat bisnis-mu. Mulai dari pembuatan akun sampai optimasi iklan marketplace-mu. Jadi, tunggu apa lagi? Gabung jadi mitra bisnis Berlima Digital sekarang dan rasakan peningkatan penjualanmu!

Kok Live Shopee Sepi? Ternyata ini Penyebabnya!

Ilustrasi Seller Marketplace (Source: Freepik)
Ilustrasi Seller Marketplace (Source: Freepik)

Sobat Seller! Pernah nggak sih, kamu merasa kecewa karena live Shopee yang kamu buat sepi penonton? Padahal, kamu udah menyiapkan produk terbaik, setting tempat yang keren, dan segala upaya lainnya untuk menarik penonton. Tapi sayangnya, jumlah penonton yang hadir nggak sesuai harapan. Jangan khawatir, kamu nggak sendirian kok! Yuk, kita bahas bareng-bareng kenapa live Shopee bisa sepi dan gimana cara mengatasinya.

Penyebab Live Shopee Sepi

Ilustrasi Live Shopping (Source: Freepik)
Ilustrasi Live Shopping (Source: Freepik)

Banyak penjual online yang mengalami hal serupa. Live streaming di Shopee memang bisa jadi salah satu cara paling efektif buat jangkau lebih banyak pembeli dan meningkatkan penjualan. Namun, ada beberapa faktor yang bisa membuat live streaming kamu kurang diminati. Yuk, kita bahas bersama apa saja penyebab live Shopee sepi dan bagaimana cara mengatasinya supaya live kamu jadi rame dan penjualan pun meningkat!

1. Kurangnya Promosi

Banyak penjual yang kurang mempromosikan jadwal live mereka. Padahal promosi itu penting banget, lho! Kalau kamu nggak menginformasikan kepada calon penonton bahwa kamu akan live, bagaimana mereka bisa tahu dan bergabung? 

Jadi, kamu harus manfaatin kanal media sosialmu buat informasikan jadwal live-mu secara rutiin. Jangan lupa juga buat spill tipis-tipis benefit apa yang bakal mereka dapat kalau nonton live Shopee-mu.

2. Waktu Live Kurang Tepat

Tentuin waktu live yang tepat itu penting banget. Kalau kamu live saat jam-jam sibuk atau pas orang-orang lagi beraktivitas, penonton bisa jadi sangat sedikit. Coba cari waktu yang lebih pas di mana target audiens-mu lebih banyak yang online

Saat weekday, kamu bisa coba live di antara pukul 13.00 sampai 16.00, dan 19.00 sampai 21.00. Kamu juga bisa manfaatin hari libur atau weekend, karena pas waktu ini penonton bakal cenderung lebih aktif.

3. Konten yang Kurang Menarik

Ilustrasi Konten Live Shopping Menarik (Source: Freepik)
Ilustrasi Konten Live Shopping Menarik (Source: Freepik)

Konten yang monoton dan kurang menarik bisa buat penonton cepat bosan dan tinggalin live kamu. Pastiin konten yang kamu sajikan relevan, menarik, dan dapat membuat penonton terus tertarik untuk menonton sampai akhir.

4. Minim Interaksi Dengan Penonton

Ilustrasi Live Shopping (Source: Freepik)
Ilustrasi Live Shopping (Source: Freepik)

Penonton suka jika mereka merasa dihargai dan diperhatikan. Jadi, kalau kamu jarang berinteraksi dengan penonton, misalnya menjawab pertanyaan atau menyapa mereka, penonton bisa merasa diabaikan dan akhirnya meninggalkan live kamu.

5. Kualitas Video dan Audio Yang Buruk

Ilustrasi Konten Live Shopping dengan Kualitas Video Baik (Source: Shopee)
Ilustrasi Konten Live Shopping dengan Kualitas Video Baik (Source: Shopee)

Kualitas video dan audio yang buruk bisa mengganggu kenyamanan penonton. Bayangin deh, kalau gambarnya buram atau suaranya nggak jelas, udah pasti penonton bakal langsung meninggalkan live kamu. So, pastiin peralatan yang kamu punya itu memadai untuk live streaming.

Udah Paham Kenapa Live Shopee-mu Sepi?

Jadi, biar live Shopee kamu nggak sepi lagi, coba deh perbaiki hal-hal di atas supaya bisa optimalkan performa live shopping di Shopee. Oh iya, buat tingkatin penjualan di Shopee, nggak terbatas hanya lewat live Shopee aja, kok. Kamu juga bisa tingkatin penjualan dengan cara optimasi marketplace, atau beriklan di CPAS.

Tapi kalau kamu masih bingung atau butuh bantuan lebih lanjut, Berlima Digital siap bantu, kok! Kami punya tim profesional dan paket live shopping menarik, yang bisa bikin live Shopee kamu jadi lebih ramai dan jualan kamu makin laris.

Jangan biarkan live Shopee kamu sepi terus. Dengan strategi yang tepat dan bantuan dari agensi pemasaran digital profesional, penonton live kamu bakal meningkat dan penjualan pun meroket. Tunggu apa lagi? Segera hubungi kami dan mulai tingkatkan penjualanmu sekarang juga!

Cara Jualan di Shopee untuk Pemula, Dijamin Gampang!

Ilustrasi orang berbelanja online (Source: Freepik)
Ilustrasi orang berbelanja online (Source: Freepik)

Awalnya dipenuhi barang preloved, kini Shopee udah jadi marketplace paling populer di Indonesia. Dikutip dari data SimiliarWeb, Shopee merupakan marketplace dengan pengunjung terbanyak di tahun 2023.

Kok bisa sih Shopee jadi marketplace yang paling diminati? Karena Shopee dirancang dengan user interface yang ramah pengguna. Fitur-fitur di Shopee juga membantu banget buat seller dan pembeli. Oleh karena itu, banyak pebisnis yang menganggap Shopee adalah channel yang wajib diaktivasi.

Buat kamu yang baru mulai, yuk simak lengkap langkah-langkah yang harus kamu lakukan. Pastiin kamu simak dan ikutin artikel ini sampai habis, ya!

Kenapa Sih Harus Mulai Jualan di Shopee?

Ilustrasi orang berbelanja di marketplace (Source: Freepik)
Ilustrasi orang berbelanja di marketplace (Source: Freepik)

Kalau kamu lagi mikir untuk mulai bisnis online, Shopee bisa jadi pilihan yang tepat banget. Platform e-commerce yang satu ini udah banyak banget dipakai di Indonesia dan punya banyak kelebihan yang bisa bikin bisnis kamu cepat berkembang. Yuk, simak kenapa kamu harus mulai berbisnis di Shopee!

1. Pasar Yang Luas

Shopee punya jutaan pengguna aktif di Indonesia. Dengan join di Shopee, produk kamu bisa langsung dilihat oleh banyak orang dari berbagai daerah. Nggak perlu repot-repot buka toko fisik di berbagai tempat, cukup dengan satu toko online di Shopee.

2. Gratis Ongkir dan Promosi Menarik

Ilustrasi diskon dan promo (Source: Freepik)
Ilustrasi diskon dan promo (Source: Freepik)

Siapa sih yang nggak suka gratis ongkir? Nah, Shopee sering banget ngadain promo gratis ongkir yang bikin pelanggan makin tertarik belanja. Selain itu, ada banyak promosi lainnya seperti diskon besar-besaran dan cashback.

3. Mudah Digunakan

Shopee punya antarmuka yang user-friendly banget. Kamu bisa dengan mudah mengunggah produk, mengatur stok, dan memantau pesanan. Semuanya bisa dilakukan dengan cepat dan praktis.

4. Dukungan Penuh dari Shopee

Shopee nggak cuma kasih tempat buat jualan, tapi juga banyak dukungan lain. Ada Shopee Seller Center yang membantu kamu mengelola toko, melihat laporan penjualan, dan melakukan analisis pasar. Ada juga Shopee Live yang bisa kamu pakai untuk live streaming dan interaksi langsung dengan calon pembeli. Jadi, kamu bisa promosiin produk dengan cara yang lebih seru dan interaktif.

5. Komunitas Penjual yang Aktif

Di Shopee, kamu nggak sendirian. Ada banyak komunitas penjual yang aktif berbagi tips dan pengalaman. Kamu bisa belajar banyak dari penjual lain yang sudah lebih dulu sukses.

Terus Gimana Cara Jualan di Shopee?

Ilustrasi orang berbelanja di Shopee (Source: Freepik)
Ilustrasi orang berbelanja di Shopee (Source: Freepik)

Ada beberapa langkah yang bisa kamu ikuti supaya bisa mulai jualan di Shopee:

1. Daftar Akun Shopee

Langkah pertama, kamu harus punya akun Shopee dulu. Caranya gampang banget:

  • Download aplikasi Shopee di smartphone kamu atau buka situs Shopee di browser.
  • Klik “Daftar” dan masukkan nomor telepon, email, atau akun media sosial kamu.
  • Ikuti petunjuk verifikasi untuk menyelesaikan proses pendaftaran.

2. Buat Toko Di Shopee

Setelah punya akun, saatnya buat toko online kamu:

  • Buka aplikasi Shopee dan masuk ke akun kamu.
  • Klik ikon “Saya” di pojok kanan bawah, lalu pilih “Mulai Jual”.
  • Isi informasi toko seperti nama toko, deskripsi, dan foto profil toko.
  • Pastikan informasi yang kamu masukkan menarik dan jelas supaya pelanggan tertarik.

3. Unggah Produk Pertama Kamu

Kalau toko-mu udah siap, saatnya unggah produk:

  • Buka halaman toko kamu dan klik “Tambah Produk Baru”.
  • Isi detail produk seperti nama produk, deskripsi, kategori, harga, stok, dan berat.
  • Unggah foto produk yang jelas dan menarik. Usahakan foto dari beberapa sudut supaya pembeli bisa lihat detail produk.
  • Pilih metode pengiriman yang kamu inginkan.

4. Atur Pengiriman dan Pembayaran

Ilustrasi orang berbelanja di Shopee (Source: Freepik)
Ilustrasi orang berbelanja di Shopee (Source: Freepik)

Shopee menyediakan berbagai opsi pengiriman dan pembayaran:

  • Buka “Pengaturan Pengiriman” dan pilih jasa pengiriman yang ingin kamu gunakan.
  • Pastikan kamu mengaktifkan opsi pembayaran seperti transfer bank, ShopeePay, dan COD agar pembeli punya banyak pilihan.

5. Promosiin Toko Kamu

Supaya cepat laku, kamu perlu promosiin toko:

  • Manfaatin fitur gratis ongkir dan promo yang ditawarkan Shopee untuk menarik pembeli.
  • Pakai media sosial untuk mempromosikan produk kamu.

Coba fitur Shopee Live untuk berinteraksi langsung dengan calon pembeli dan menunjukkan produk secara real-time. Tapi nggak cuma itu, kamu bisa manfaatin fitur CPAS untuk maksimalin performa penjualanmu.

6. Kelola Pesanan dan Stok

Setelah produk kamu mulai terjual, kamu perlu mengelola pesanan dan stok dengan baik:

  • Cek notifikasi pesanan masuk di aplikasi Shopee.
  • Pastikan kamu mengemas produk dengan baik dan mengirimkannya tepat waktu.
  • Update stok produk secara berkala agar pelanggan tahu ketersediaan barang.

7. Tingkatkan Pelayanan Pelanggan

Pelayanan yang baik bisa membuat pelanggan kembali lagi:

  • Tanggapi pertanyaan dan pesan dari pelanggan dengan cepat.
  • Berikan informasi yang jelas dan jujur tentang produk.
  • Minta feedback dari pelanggan dan gunakan untuk meningkatkan layanan kamu.

8. Pantau Kinerja Toko

Gunakan fitur Shopee Seller Center untuk memantau kinerja toko:

  • Analisis penjualan dan lihat produk mana yang paling laris.
  • Perhatikan ulasan dan rating dari pelanggan
  • Gunakan data ini untuk membuat strategi pemasaran yang lebih baik.

Solusi Mudah Jualan Di Shopee Lebih Cuan Buat Pemula

Jualan di Shopee memang menawarkan banyak peluang, tapi sebagai pemula, tentu ada tantangan tersendiri. Mulai dari mengatur toko, mengelola stok, hingga mempromosikan produk bisa jadi pekerjaan yang cukup menyita waktu dan tenaga. Tapi, nggak usah khawatir!  Kamu bisa mendapatkan bantuan dari agensi pemasaran yang profesional untuk mempermudah semuanya.

Berlima Digital bisa bantu urus semua hal teknis dan strategi pemasaran untuk bisnis-mu. Mulai dari set-up marketplace, unggah produk, optimasi toko & produk, strategi promosi, hingga manajemen iklan yang udah pasti ningkatin omset bisnis online-mu.

Tunggu apalagi? Gabung jadi mitra bisnis Berlima Digital kalau kamu pengen bisnismu cepat sukses tanpa harus repot mengurus segala hal sendirian. Hubungi kami sekarang.

Copyright © 2026 Berlima digital is a digital marketing agency that focuses on helping MSMEs and Local Brands in develop online marketing strategy and activation for maximize reveneu through paid advertising and social media optimization