Pelanggaran Live TikTok yang Harus Kamu Tahu

Ilustrasi seller melakukan live shopping (Sumber: Freepik)
Ilustrasi seller melakukan live shopping (Sumber: Freepik)

Live jualan di TikTok udah jadi fenomena booming di Indonesia. Platform ini nggak cuma jadi tempat buat mengekspresikan kreativitas lewat berbagai macam konten, tapi juga untuk menjalankan bisnis dengan cara yang unik dan interaktif lewat live TikTok. 

Eitsss, tapi nggak semua orang tahu kalau ada aturan main yang harus diikuti, lho. Melanggar aturan ini bisa bikin akun kamu kena peringatan, atau bahkan akunmu bisa diblokir secara permanen. Yuk, simak apa aja pelanggaran live TikTok yang harus kamu tahu.

Jenis-Jenis Pelanggaran Live TikTok yang Harus Akun-mu Hindari!

Ilustrasi seller melakukan live shopping (Sumber: Freepik)
Ilustrasi seller melakukan live shopping (Sumber: Freepik)

Sebelum kamu memulai siaran langsung, penting banget untuk pahami jenis-jenis pelanggaran live TikTok:

1. Konten yang Tidak Pantas

Konten yang mengandung unsur pornografi, kekerasan, atau hal-hal yang nggak sesuai dengan norma masyarakat bisa langsung kena tindak tegas. TikTok punya kebijakan ketat soal ini. 

2. Jualan Produk Terlarang

Menjual produk-produk yang dilarang seperti obat-obatan tanpa izin, produk palsu, atau barang yang melanggar hak cipta bisa bikin akun kamu diblokir.

3. Pelanggaran Hak Cipta

Ilustrasi pelanggaran hak cipta (Sumber: Freepik)
Ilustrasi pelanggaran hak cipta (Sumber: Freepik)

Menggunakan konten milik orang lain tanpa izin, termasuk video, gambar, atau tulisan, bisa bikin akun kamu di-shadowban.

4. Mengarahkan Penonton Buat Buka Aplikasi Lain

Pas live TikTok, kamu wajib banget buat maksimalkan semua fitur TikTok, dari pada mengarahkan penonton ke aplikasi lain. Jangan salah, lho, ternyata TikTok bisa mendeteksi saat kamu nyebut ‘toko oren’ atau ‘toko ijo’. Lebih baik, selalu arahkan penonton untuk melakukan transaksi lewat keranjang kuning.

5. Jangan sebut Media Sosial atau Marketplace Lainnya.

Ilustrasi media sosial dan marketplace (Sumber: Freepik)
Ilustrasi media sosial dan marketplace (Sumber: Freepik)

TikTok emang seketat itu, guys. Selalu usahakan untuk nggak menyebutkan nama aplikasi atau marketplace lainnya. Seperti misalnya, Facebook, Instagram, Shopee, dsb. Kalau kamu nyebutin ini, TikTok bakal detect kamu mempromosikan kompetitor.

6. Hindari sebut kalimat “Link in Bio

Sebisanya, jangan terlalu banyak menyebutkan kalimat “Link in Bio” saat sedang live di TikTok. Terlalu banyak menyebutkan kalimat ini bisa dianggap kamu mempromosikan platform lainnya, selain TikTok.

Butuh Bantuan Kelola Live Shopping di TikTok?

Ilustras seller kebingungan mengurus Live TikTok (Sumber: Freepik)
Ilustras seller kebingungan mengurus Live TikTok (Sumber: Freepik)

Mengelola live jualan di TikTok emang challenging. Agar lebih mudah dan profesional, kamu bisa mempertimbangkan untuk gunain jasa agensi pemasaran. Berlima Digital siap bantu kamu buat nyusun strategi konten yang menarik dan aman, serta mengelola seluruh aspek live streaming sehingga kamu bisa fokus pada penjualan produkmu.

Nggak cuma live jualan di TikTok, Berlima Digital juga punya paket digital marketing menarik buat bisnis kamu. Mulai dari Live shopping di Shopee, Optimasi marketplace, sampai manajemen iklan marketplace.

Hubungi kami sekarang dan tingkatkan penjualan produkmu melalui live TikTok yang aman dan profesional!

Kok Live Shopee Sepi? Ternyata ini Penyebabnya!

Ilustrasi Seller Marketplace (Source: Freepik)
Ilustrasi Seller Marketplace (Source: Freepik)

Sobat Seller! Pernah nggak sih, kamu merasa kecewa karena live Shopee yang kamu buat sepi penonton? Padahal, kamu udah menyiapkan produk terbaik, setting tempat yang keren, dan segala upaya lainnya untuk menarik penonton. Tapi sayangnya, jumlah penonton yang hadir nggak sesuai harapan. Jangan khawatir, kamu nggak sendirian kok! Yuk, kita bahas bareng-bareng kenapa live Shopee bisa sepi dan gimana cara mengatasinya.

Penyebab Live Shopee Sepi

Ilustrasi Live Shopping (Source: Freepik)
Ilustrasi Live Shopping (Source: Freepik)

Banyak penjual online yang mengalami hal serupa. Live streaming di Shopee memang bisa jadi salah satu cara paling efektif buat jangkau lebih banyak pembeli dan meningkatkan penjualan. Namun, ada beberapa faktor yang bisa membuat live streaming kamu kurang diminati. Yuk, kita bahas bersama apa saja penyebab live Shopee sepi dan bagaimana cara mengatasinya supaya live kamu jadi rame dan penjualan pun meningkat!

1. Kurangnya Promosi

Banyak penjual yang kurang mempromosikan jadwal live mereka. Padahal promosi itu penting banget, lho! Kalau kamu nggak menginformasikan kepada calon penonton bahwa kamu akan live, bagaimana mereka bisa tahu dan bergabung? 

Jadi, kamu harus manfaatin kanal media sosialmu buat informasikan jadwal live-mu secara rutiin. Jangan lupa juga buat spill tipis-tipis benefit apa yang bakal mereka dapat kalau nonton live Shopee-mu.

2. Waktu Live Kurang Tepat

Tentuin waktu live yang tepat itu penting banget. Kalau kamu live saat jam-jam sibuk atau pas orang-orang lagi beraktivitas, penonton bisa jadi sangat sedikit. Coba cari waktu yang lebih pas di mana target audiens-mu lebih banyak yang online

Saat weekday, kamu bisa coba live di antara pukul 13.00 sampai 16.00, dan 19.00 sampai 21.00. Kamu juga bisa manfaatin hari libur atau weekend, karena pas waktu ini penonton bakal cenderung lebih aktif.

3. Konten yang Kurang Menarik

Ilustrasi Konten Live Shopping Menarik (Source: Freepik)
Ilustrasi Konten Live Shopping Menarik (Source: Freepik)

Konten yang monoton dan kurang menarik bisa buat penonton cepat bosan dan tinggalin live kamu. Pastiin konten yang kamu sajikan relevan, menarik, dan dapat membuat penonton terus tertarik untuk menonton sampai akhir.

4. Minim Interaksi Dengan Penonton

Ilustrasi Live Shopping (Source: Freepik)
Ilustrasi Live Shopping (Source: Freepik)

Penonton suka jika mereka merasa dihargai dan diperhatikan. Jadi, kalau kamu jarang berinteraksi dengan penonton, misalnya menjawab pertanyaan atau menyapa mereka, penonton bisa merasa diabaikan dan akhirnya meninggalkan live kamu.

5. Kualitas Video dan Audio Yang Buruk

Ilustrasi Konten Live Shopping dengan Kualitas Video Baik (Source: Shopee)
Ilustrasi Konten Live Shopping dengan Kualitas Video Baik (Source: Shopee)

Kualitas video dan audio yang buruk bisa mengganggu kenyamanan penonton. Bayangin deh, kalau gambarnya buram atau suaranya nggak jelas, udah pasti penonton bakal langsung meninggalkan live kamu. So, pastiin peralatan yang kamu punya itu memadai untuk live streaming.

Udah Paham Kenapa Live Shopee-mu Sepi?

Jadi, biar live Shopee kamu nggak sepi lagi, coba deh perbaiki hal-hal di atas supaya bisa optimalkan performa live shopping di Shopee. Oh iya, buat tingkatin penjualan di Shopee, nggak terbatas hanya lewat live Shopee aja, kok. Kamu juga bisa tingkatin penjualan dengan cara optimasi marketplace, atau beriklan di CPAS.

Tapi kalau kamu masih bingung atau butuh bantuan lebih lanjut, Berlima Digital siap bantu, kok! Kami punya tim profesional dan paket live shopping menarik, yang bisa bikin live Shopee kamu jadi lebih ramai dan jualan kamu makin laris.

Jangan biarkan live Shopee kamu sepi terus. Dengan strategi yang tepat dan bantuan dari agensi pemasaran digital profesional, penonton live kamu bakal meningkat dan penjualan pun meroket. Tunggu apa lagi? Segera hubungi kami dan mulai tingkatkan penjualanmu sekarang juga!

Copyright © 2026 Berlima digital is a digital marketing agency that focuses on helping MSMEs and Local Brands in develop online marketing strategy and activation for maximize reveneu through paid advertising and social media optimization